Sektor Saham Pakan Ternak Yang Aman Untuk Trading

Sektor Saham Pakan Ternak Yang Aman Untuk Trading

370
0
SHARE
Sektor Saham Pakan Ternak Yang Aman Untuk Trading

Pengamat pasar modal Hendrik Limbono dalam ulasannya berpendapat sektor pakan ternak (animal feed) cukup mudah dianalisa sebab tidak banyak pemain dalam sektor ini.

CPIN adalah yang terbesar menguasai 78 persen atau Rp 40 triliun dari total kapitalisasi sektor pakan ternak. Berikutnya JPFA sebesar Rp 9 triliun, MAIN Rp 2 triliun dan SIPD Rp 488 miliar.

“Kita bisa mengabaikan SIPD karena kinerja SIPD tergolong jelek jika dibandingkan dengan MAIN, JPFA serta CPIN,” katanya.

sektor pakan ternak masih memiliki peluang besar sebab pertumbuhan laba serta sales yang cukup tinggi namun perlu diwaspadai saham MAIN serta JPFA sebab pertumbuhan laba bukan sepenuhnya berasal dari operasional murni. “Cukup besar porsi yang berasal dari laba lain-lain dan hal ini tidak sehat,” katanya.

Dari aspek PER, saham CPIN sudah terlalu tinggi untuk dibeli namun potensi downside risk tidak begitu besar sebab DER atau utang CPIN tergolong rendah sehingga cukup tahan goncangan. Sedangkan JPFA dan MAIN walau harga masih murah dan memiliki potensi upside hingga 50 persen (PE 15 x) namun perlu diwaspadai situasi ekonomi, suku bunga, harga jagung dan harga pakan ternah dunia sebab dengan utang yang besar kedua saham ini memerlukan situasi ekonomi yang kondusif.

Menurut Hendrik saham MAIN dan JPFA dapat dijadikan pilihan untuk investasi jangka menengah. Untuk kedepannya, mengingat utang yang besar, bagi yang membeli atau ingin membeli kedua saham ini perlu memperhatikan kurs dolar AS serta suku bunga SBI. Selama dolar AS stabil di level 8700 hingga 9400 dan SBI di bawah 6,25 persen maka kedua saham ini sepertinya cukup aman.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY