SHARE
Garuda Metalindo BOLT IPO 52% untuk bayar hutang

PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sepanjang tahun ini sekitar Rp50 miliar РRp60 miliar. Perusahaan yang bergerak dalam bidang komponen otomotif segala jenis sepeda motor ini akan menggunakan uang hasil IPO untuk modernisasi alat produksi.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Keuangan Garuda Metalindo, Erwin Wijaya usai pencatatan saham perdana perseroan, Selasa. “Meski belum tentukan target produksi, tapi kami akan tingkatkan jumlah produksi. Kapasitas produktivitas 2.000 ton per bulan. Kita akan lihat lakukan recovery bisnis secara keseluruhan,” kata dia.

Ia juga bilang, dengan memodernisasi alat, perseroan berharap dapat memperbaiki kinerja. Apalagi pendapatan perseroan turun 15% di paruh pertama tahun ini. “Kita sekarang labour cost tinggi sekali, dengan modernisasi sehingga perusahaan lebih optimal,” ujarnya.

Seperti diketahui, Garuda Metalindo baru saja mencatatkaan saham perdananya sebanyak 468,75 juta dengan harga yang ditawarkan sebesar Rp550 per saham. Artinya, dengan menawarkan harga Rp550 per saham, maka dana segar yang bisa diraih perseroan sebesar Rp257,81 miliar.

Dana dari hasil IPO tersebut, rencananya sebesar 52% akan digunakan untuk pembayaran utang, 28% untuk belanja modal, dan sisanya 20% untuk modal kerja.

Hari pertama Listing di Bursa

Hari pertama BOLT listing di bursa menunjukan saham emiten ini cukup mendapatkan antusiasme pelaku pasar. Saham BOLT total naik 50% di hari pertama listing atau naik 275 rp dan ditutup di harga 825.

Saham BOLT dicatat di papan pengembangan dengan sektor aneka industri dan subsektor otomotif dan komponen. Perusahaan ini dimiliki mayoritas oleh PT Garuda Multi Investama.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY