TLKM Terbitkan Obligasi 12T Untuk Ekspansi Bisnis

TLKM Terbitkan Obligasi 12T Untuk Ekspansi Bisnis

584
0
SHARE
Telkom Terbitkan Obligasi 12T untuk Ekspansi Bisnis

Pemegangsaham.com – Demi menggenjot pendapatkan dan mengamankan ekspansi bisnisnya. PT Telkom akan terbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB).

Penerbitan obligasi ini akan di rilis dalam beberapa tahap. Di tahap pertama, TLKM bakal menerbitkan surat utang senilai Rp 6 triliun. Dari jumlah itu, sebesar Rp 6,07 triliun atau 86,8% dana hasil obligasi untuk kebutuhan infrastruktur, sisanya Rp 924 miliar atau 13,2% untuk rencana merger dan akuisisi.

PT Telkom memerlukan dana segar karena tahun ini TLKM mengalokasikan Rp 20 triliun hingga Rp 25 triliun untuk belanja modal alias capital expenditure. “Kami mengalokasikan 20%-25% dari pendapatan untuk belanja modal,” ungkap Heri Sunaryadi, Direktur Keuangan TLKM.

Namun Direktur Keuangan PT Telkom tersebut menjelaskan, bahwa pihak Telkom tidak akan menerbitkan obligasi dalam waktu dekat. Telkom akan melihat dan menunggu market membaik dan kondisinya mendukung.

Sementara itu, Analis Ciptadana Securities, Adrianus Bias Prasuryo menilai, dengan merilis obligasi, rasio utang Telkom masih sehat. Hasil hitung-hitungnya, rasio utang terhadap ekuitas atau debt to equity ratio (DER) TLKM sekitar 47,9%, sementara net gearing hanya 7%. Sehingga bisa dikatakan “Rasio utang Telkom masih sehat, penerbitan obligasi ini tak masalah,” ujar Adrianus. Dia menilai positif rencana penggunaan dana dari hasil penerbitan obligasi tersebut.

Ekpansi Bandwith Internet PT Telkom

Disatu sisi, PT Telkom akan melakukan ekspansi berupa penambahan kapasitas backbone internet yang dimiliki. Disisi lain TLKM juga terus menggenjot pertumbuhan jumlah pelanggan baru. Telkom yang saat ini sedang besar-besaran mengembangkan FTTH (Fiber Optic To The Home) menggandeng kontraktor perumnas-perumnas dalam mendeliver layanan telekomunikasi dan internetnya.

Nantinya, setelah merampungkan tahap pertama penerbitan obligasi, manajemen TLKM berencana menerbitkan obligasi tahap kedua atau sisanya pada semester pertama tahun depan. Nilai emisi obligasi tahap kedua mencapai Rp 5 triliun. Dengan tambahan penerbitan obligasi, menurut Adrianus, kelak DER TLKM tergolong sehat. Dia menghitung, dengan menambah obligasi, TLKM masih mencatatkan DER di bawah 50%.

Kinerja PT TELKOM 2015

Kinerja keuangan TLKM pada semester pertama tahun ini juga masih positif. Pendapatan emiten ini tumbuh 12% year on year (yoy) menjadi Rp 48,84 triliun. Namun laba bersih tumbuh tipis 2,20% (yoy) menjadi Rp 7,44 triliun.

Chandra Pasaribu, analis Indo Premier Securities, dalam riset pada 3 Agustus 2015, menilai laba bersih TLKM tumbuh tipis lantaran ada program pensiun dini atau early retirement program (ERP). Program ini memakan dana total Rp 844 miliar pada 2015.

“Tanpa program ERP, EBITDA Telkom tumbuh 10%, kemudian net income tumbuh 11%,” ujar dia. Chandra memprediksi, pendapatan TLKM pada tahun ini tumbuh 10,80%. Adapun laba bersih diproyeksikan meningkat 29,18%.

Rekomendasi Teknikal TLKM

Beberapa analis seperti Chandra Pasaribu dari Indo Premier Securities dan Analis UOB Kay Hian Jonathan Koh merekomedasikan BUY untuk saham TLKM dengan target minor di resisten di harga 3300, klik disini untuk mereview analisa teknikal TLKM.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY