SHARE

Salah satu hal yang membuat banyak trader saham merugi adalah karena mereka kurang bisa mengontrol diri saat IHSG sedang didominasi sentimen negatif dalam jangka waktu yang cukup panjang (beberapa bulan). Selama sentimen negatif ini masih besar, IHSG akan berpotensi terus melemah karena sentimen negatif yang besar ini akan terus menimbulkan aksi jual yang besar. Pada saat demikian, saat Anda trading dan menganalisa saham akan naik. Namun ternyata saham masih saja turun karena pasar didominasi sentimen negatif.

Selama tahun 2015 ini, pada Agustus 2015 ini IHSG telah turun 15% lebih ke level 4500 dari saat Januari 2015 berada di level 5200 lebih. Hal ini menandakan sentimen pasar sedang terpuruk. Diperlukan waktu untuk wait and see sampai pasar kembali konfiden dan Anda bisa trading kembali.

Apa Saja Alternatif Instrumen Trading

Ada banyak instrumen trading yang bisa Anda pilih selain saham Indonesian untuk ditradingkan. Anda bisa trading options jika hanya familiar dengan trading saham. Pilihannya Anda bisa trading options saham US. Trading options ini bisa memberikan Anda keuntungan walaupun pasar sedang turun.

Pilihan lainnya adalah Anda bisa melakukan trading forex, CFD, Gold. Ada banyak broker lokal maupun luar yang menyediakan fasilitas trading forex. Silakan Anda kunjungi www.indonesiantradersecrets.com untuk mendapatkan informasi broker forex terbaik.

Kapan Saat Tepat Untuk Mengoleksi Saham Indonesia?

Bagi kebanyakan investor aliran growth & value investing, saat IHSG memerah yang berkepanjangan ini bisa jadi, menjadi timing yang tepat untuk membeli saham-saham terbaik. Ada banyak saham yang selama kurun waktu 2015 nilainya turun lebih dari 30% lebih. Ada ELSA, ADHI, PGAS dll.

Mengoleksi saham-saham pada saat harga-nya terdiskon besar saat ini menjadi kesempatan yang langka yang jarang terjadi. Namun Anda perlu menganalisa lebih jauh mengenai fundamental dan teknikal. Saham-saham BUMN bisa menjadi incaran Anda apabila Anda kesulitan menganalisa fundamental, karena saham-saham BUMN ini umumnya memiliki fundamental yang bagus. Saham-saham BUMN ini bisa Anda lihat di list saham-saham BUMN yang listing di bursa.

Diwebsite www.pemegangsaham.com ini tersedia analisa teknikal saham yang bisa Anda gunakan sebagai acuan/informasi dalam mengoleksi saham-saham terbaik yang saat ini sedang turun.

Ketika IHSG Sedang Memerah, Pasar Seringkali Salah Memberikan Harga

Banyak perusahaan-perusahaan kuat yang pada saat ini turun jauh dari yang sebelumnya overvalue menjadi sangat undervalue. Anda bisa mengincar saham-saham terbaik yang menjadi undervalue karena terbawa sentimen pasar negatif ini. Seperti yang Bapak Warrent Buffer katakan “Pasar kerap salah menentukan harga, karena harga pasar ditentukan oleh emosi para investor. Padahal emosi para investor bersifat jangka pendek, sementara dalam jangka panjang pasar justru akan mengikuti fundamental perusahaan”.

Jadi, sebagai investor, kuatkah Anda menghadapi gejolak pasar dan godaan fluktuasi harga pasar?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY