Hari Pertama Melantai, Bank Harda International Ditutup Melemah

Hari Pertama Melantai, Bank Harda International Ditutup Melemah

725
0
SHARE
IPO bank harda bbhi

PemegangSaham.com – Hari pertama, Bank Harda International (BBHI) melantai di bursa, ditutup melemah di level 128 dari pembukaan diĀ  134. BBHI sempat naik ke level 170 sebelum akhirnya turun lagi.

Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Bank Harda Internasional Tbk / BBHI dilakukan oleh PT Lautandhana Securindo selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Adapun yang bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek, antara lain: PT Erdhika Elit Sekuritas, HD Capital Tbk (HADE), PT Intifikasa Securindo, PT Philip Securities Indonesia dan Trimegah Securities Tbk (TRIM). BBHI menjadi emitenĀ ke-517 atau emiten ke-12 pada tahun ini.

Jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum ini adalah sebanyak 800.000.000 lembar saham dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp125,- per saham.

PT Bank Harda Internasional (Bank BHI) didirikan pada tanggal 21 Oktober 1992. Kantor pusat Bank BHI berlokasi di Asean Tower Lantai 2-3 Jl. K.H. Samanhudi No.10, Jakarta 10710, Indonesia. Ruang lingkup kegiatan Bank BHI adalah bergerak di bidang usaha perbankan. Bank BHI memiliki izin usaha sebagai Bank Umum dan Pedagang Valuta Asing.

Saat ini, jaringan kantor yang dimiliki oleh Bank BHI, diantaranya 1 kantor pusat, 1 kantor pusat operasional, 8 kantor cabang, 7 kantor cabang pembantu, dan 2 kantor kas, yang tersebar di 8 kota besar di Indonesia, yakni Bandung, Bekasi, Jakarta, Pekanbaru, Pontianak, Solo, Surabaya dan Tangerang.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham Bank BHI dimiliki oleh PT Hakimputra Perkasa (93,05%) dan Kwee Sinto (6,95%).

Kinerja BBHI

BBHI mengantongi pendapatan bunga Rp222,5 miliar sepanjang tahun lalu, lebih tinggi dari periode 2013 senilai Rp164,77 miliar. Pendapatan bunga bersih mencapai Rp81,74 miliar dari sebelumnya Rp73,55 miliar. Sedangkan laba bersih yang dikantongi Bank Harda pada tahun lalu mencapai Rp12,44 miliar, lebih tinggi dari sebelumnya Rp11,46 miliar.

Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Harda pada tahun lalu mencapai Rp1,62 triliun pada 2014 dari sebelumnya Rp1,34 triliun. Fungsi intermediasi mencapai Rp1,5 triliun dari Rp1,2 triliun.

Total aset perseroan hingga 31 Desember 2014 mencapai Rp2,02 triliun dari sebelumnya Rp1,63 triliun. Liabilitas mencapai Rp1,73 triliun dari Rp1,43 triliun.

Nantinya, seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan bisnis dengan penguatan struktur pendanaan jangka panjang bagi ekspansi kredit.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY